berita bola

Mourinho Prediksi Tottenham Atau Ajax Akan Juarai Liga Champions

Mantan Manajer Manchester United Jose Mourinho memprediksikan andai Ajax Amsterdam atau Tottenham Hotspur akan sukses menjuarai Liga Champions musim ini. Ajax dan Tottenham menciptakan kejutan dan lolos ke babak semifinal Liga Champions 2018-2019. Ajax sukses melaju ke babak empat besar sesudah menyingkirkan Real Madrid dan Juventus. Sedangkan Spurs melalui adangan Borussia Dortmund dan Manchester City. Di mata Mourinho dua-duanya memang layak berada di babak empat besar Liga Champions.

Jose Mourinho Prediksi Tottenham Atau Ajax Akan Juarai Liga Champions musim ini

Saya paling senang untuk dua-duanya dan selalu menuliskan bahwa saat Anda masuk ke perempat final Anda terdapat di sana sebab suatu alasan. Fase grup kadang-kadang kita mendapat sedikit tuah kadang-kadang lawan kita tidak sebagus yang diinginkan kadang-kadang kita beruntung di babak 16 besar. Tetapi saat Anda masuk ke perempat final dengan teknik yang paling terhormat saya selalu menuliskan ada kesempatan 12,5 persen untuk masing-masing tim juara.

Ketika Anda hingga ke semifinal bahkan jadi 25 persen untuk setiap klub. Saya tidak bakal terkejut andai Ajax atau Tottenham memenangkan Liga Champions kata Mou. Di babak empat besar Tottenham dan Ajax akan berkelahi sementara di laga lainnya terdapat pertarungan antara dua raksasa Liverpool vs Barcelona.

Inilah 3 pemain yang pegang peranan di Semifinal Liga Champions nanti

Babak perempat final Liga Champions telah selesai hasilnya dua tim kesayangan dan 2 klub kejutan telah meyakinkan lokasi di semifinal. Keempat kesebelasan itu ialah Barcelona, Liverpool, Tottenham Hotspur dan Ajax Amsterdam. Liverpool yang dijagokan dalam turnamen ini kelihatannya masih terlampau kuat untuk FC Porto. Pada laga perempat final FC Porto dinilai paling membutuhkan keganjilan untuk mengungguli salah satu tim sangat menakutkan di Eropa.

  • Virgil van Dijk

Virgil van Dijk sudah menjadi sensasi musim ini dan ia ialah bagian terakhir dari teka-teki jigsaw untuk mengolah Liverpool dari penantang gelar menjadi kesebelasan pemenang yang layak. Statistik mengindikasikan bahwa penampilan pemain asal Belanda tersebut sudah mulai meningkat. Tapi kini dia bakal menghadapi pemain yang barangkali terhebat sepanjang masa. Lionel Messi beroperasi di posisi gelandang serang dan lebih menuju sisi kanan lapangan dan di situlah seringkali van Dijk membela timnya. Tidak terdapat keraguan dua-duanya akan head to head di kedua kaki dan andai van Dijk sukses menetralisir Messi. Liverpool mempunyai peluang besar untuk mengungguli Barcelona dan barangkali memenangkan Liga Champions.

  • Matthijs de Ligt

Tidak tidak sedikit yang mengetahui pentingnya kapten Ajax yang berusia 19 tahun memimpin timnya dari belakang. Matthijs de Ligt sekarang berada di 3 pemain bertahan teratas di Eropa musim ini. Lawan yang bakal dihadapi Ajax ialah Tottenham yang dijamin tanpa Son dan Kane di leg kesatu. Dan situasi tersebut membuat De Ligt dapat memberi ruang bernapas. Kemitraan De Ligt dengan Daley Blind di belakang sudah membuatnya menjadi pemain yang spektakuler pada umur 19 tahun. Dan saat Ajax berada pada titik dimana mereka telah mendahului harapan bek tengah Belanda bisa bermain pada yang terbaik ekspresifnya melawan Spurs.

  • Lionel Messi

Nama ini tidak lagi kejutan di lokasi kesatu dalam susunan Lionel Messi boleh dibilang di antara pemain terbaik dunia ketika ini. Messi masih menjadi pemain terkuat dalam persaingan ini. Bahkan andai Barcelona belum memainkan sepakbola terbaik mereka musim ini Messi sudah menjadi ruang belajar yang terpisah. Messi bakal terbukti jadi pemain urgen melawan Liverpool. Di Camp Nou barangkali tidak terdapat seorang juga yang dapat menghentikannya guna memenangkan pertandingan. Jadi jelas untuk menuliskan bahwa andai Messi hadir dengan penampilan laksana melawan United di kandang Liverpool bakal menghadapi pertandingan yang paling sulit. Satu kenyataan yang membuatnya lebih tepat guna di lapangan ialah bahwa ia beroperasi nyaris di seluruh lini yang membuatnya menjadi pemain serba bisa.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *